Template by:
Free Blog Templates

Minggu, 07 Juni 2009

Iklan Politik Mulai Membombardir

Mulai 4 Juni 2009 gong kampanye ternuka telah dibunyikan. Segera para capres dan cawapres mengeluarkan jurus-jurus terbaiknya. Kunjungan ke beberapa daerah menjadi agenda utama. Janji-janji mulai diumbar mencoba mencari simpati sebanyak-banyaknya. Semua akan dibela. Semua ingin disejahterakan. Semoga benar-benar terlaksana. Amin.


Salah satu media kampanye yang paling digemasi adalah iklan TV. Karena murah dan tidak repot. Meski terlihat cukup mahal, tapi sangat efektif untuk mencari massa. Hanya dengan beberapa kali tayang, masyarakat sudah tahu program kerja yang ditawarkan. Bahkan masyarakat sudah hafal moto para capres. Lanjutkan! Atau Lebih cepat, Lebih tegas, Lebih baik.


Melihat efektivitas iklan TV yang begitu tinggi, maka bersiaplah wahai manusia. TV anda akan diramaikan oleh iklan-iklan berbau kampanye. Tapi jangan berfikir negatif dulu. Ambil sisi positifnya. Cobalah untuk menilai para kandidat itu. Lalu, pilih yang terbaik diantara mereka. Jangan lupa, Pilpres dilaksanakan tanggal 8 Juli mendatang. Selamat memilih dan Mencotreng.




Cari Uang Lewat Video

Budaya telah beralih. Manusia tak lagi suka melihat hal yang biasa. Mereka menginginkan sesuatu yang lebih menarik. Sesuatu yang penuh warna dan imajinasi. Sesuatu yang bergerak. Sebuah video.


Dulu, masyarakat senang jika perkawinanya diabadikan melalui foto. Tapi tidak untuk sekarang. Advertising talah menjamur. Menawarkan beragam paket dokumentasi. Dengan video shooting tentunya. Dan tak hanya untuk pernikahan saja. Segala macam hajatan mereka garap. Khitanan, wisuda atau pesta ulang tahun menjadi target utama.


Sebagian besar mahasiswa mempunyai komputer atau laptop. Kenapa alat itu tidak digunakan untuk berproduksi? Kita hanya perlu membeli alat perekamnya saja. Handycam misalnya. Tidak perlu yang mahal. Handycam dengan media rekam Mini DV juga bisa digunakan. Pasar yang dambil juga jangan terlalu “high class”. Pilih saja acara-acara “orang desa”. Karena merea biasanya jarang menggunakan jasa advertising besar. Tapi jangan salah. Mereka juga berani membayar mahal lho. Berdasarkan pengalaman, Tulungagung adalah pasar yang cukup bagus. Kota itu memiliki Advertising dalam jumlah sedikit. Orang-orangnya cukup narsis dan punya banyak uang. Sekali produksi, bisa untung sekitar 300-400 ribu. Jadi, apalagi yang kalian tunggu? Segera beraksilah!




Video Message, ekspresikan Hatimu

Ketika hatimu merah jambu, dunia serasa surga. Tak ada yang buruk disana. Semua mengalir bagaikan irama lagu. Sungguh indah. Angin puting beliung bagaikan AC. Tesambar petir bagaikan pijitan MAK EROT. Otak jadi lebih encer. Makan terasi bagaikan KFC.


Setiap mata memandang, yang ada hanya wajahnya. Senyum manisnya tertancap dikepala. Tak mungkin terlupakan. Tak bisa diabaikan. Dan kini saatnya beraksi. Lancarkan jurus jitu penembak cinta. Segala puisi dipersembahkan. Beragam bunga disampaikan. Hingga karangan bunga bertuliskan “Welcome To My Life”, tapi apa hasilnya? DITOLAK.


Kini jaman sudah serba canggih. Peralatan sangat modern. Nulis didinding batu udah gak jaman. Handphone sudah berkamera. Handycam juga nggak terlalu mahal. Bikin aja video message buat dia. Buat sekreatif mungkin. Tapi tetap dengan sentuhan perasaan yang lembut. Durasi jangan terlalu panjang. Nanti dikira sinetron. Tapi juga jangan teralu pendek. Nanti dikira iklan. Semua harus pas. Pas dimata. Pas ditelinga. Pas dihati. Dan pas didompet. Selamat Berkarya Kawan!




Video Porno Indonesia Meningkat

Lima sampai enam tahun yang lalu, video porno masih terbatas. Biasanya yang beredar hanya buatan orang luar negeri. Amerika, Jepang, atau India menjadi produsen utama. Rental-rental VCD juga secara apik menyembunyikan VCD-VCD pornonya. Tak semua kalangan bisa menikmati. Hanya orang-orang dewasa atau orang yang punya “link” yang bisa menyewa atau membeli.


Namun, kini video porno sudah merambah industri dalam negeri. Walaupun masih dalam kapasitas kecil-kecilan. Tapi tiap tahun jumlah video porno Indonesia semakin meningkat. Beragam fasilitas yang ada turut mempersubur produksi video porno. Terutama kebudayaan free seks yang mulai digeluti sebagian remaja Indonesia. Rumah-rumah “terbuka” juga turut berperan penting. Kos-kosan bebas, vila dengan harga murah, dan hotel harga mahasiswa juga telah menjamur. Kebebasan yang ada menjadi kesempatan yang baik untuk memproduksi video porno. Apalagi sekarang alat perekam tidak sulit untuk diperoleh. Hanya berbekal HP, video porno sudah bisa diproduksi. Pengetahuan mengenai dunia internet juga mempermudah penyebaran atau distribusi hasil produksi.


Alhamdulillah, video porno Indonesiah hanya produksi orang-orang iseng. Belum ada PH yang membuat film atau sinetron porno. Dan semoga itu benar-benar tidak terjadi. Demi keamanan dan kenyamanan bangsa Indonesia sendiri.